EX-MACHINE
Disebuah Film yang di rilis tanggal 21 Januari 2015, dengan Alex Garland sebagai direktorinya, dengan pengeluaran 15 juta dollar Amerika, dan mendapatkan penghargaan dari Academy Award dengan kategori The Best Visual Effects. Film yang sudah direview banyak orang dan di rating bagus ini berceritakan tentang seorang programmer bernama Caleb yang biasa saja di perusahaan web besar ini memenangkan sebuah trip ke fasilitas punya Nathan Bateman, seorang CEO yang sangat pintar. Sesampainya di sana, Caleb mengetahui bahwa dia dipilih untuk mengikuti test Touring bersama AVA, sebuah robot yang diciptakan sang CEO dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Touring Test mengharuskan manusia harus berinteraksi oleh mesin, dan jika manusia tersebut tidak menyadari bahwa dia berinteraksi dengan mesin, dan menganggap bahwa dia berinterasi dengan manusia, maka test tersebut berhasil. alhasil, setelah mengikuti 5-6 kali sesi percobaan, AVA berhasil mengkecoh Caleb dan memanipulasi dia sebagai alat untuk melarikan diri, karena selama ini, Ava di kurung di dalam kamar dengan jangka waktu yang sangat lama. Banyak dari percobaan ini gagal, karena mereka merasa bosan dan ingin bebas layaknya berfikir seperti manusia. banyak dari mereka memaksakan diri untuk menghancurkan kamar itu, tetapi mereka hanyalah menghancurkan diri mereka sendiri. Karena Caleb, Ava berhasil menggunakan dia sebagai alat bantu untuk melarikan diri dengan cara merayu, membujuk, menghasut, dan mengetahui secara dalam apa saja kelemahan Caleb ini.
Banyak yang mengatakan bahwa di masa yang akan datang, robot akan menguasai dunia dan memindahkan manusia sebagai ciptaannya; karena merasa mereka sebagai robot yang memiliki kepintaran layaknya seorang manusia bahkan lebih, mereka tidak mau diatur lagi dengan sesuatu yang tidak lebih pintar dari mereka. lebih kuat; dengan tangan, kaki dan badan yang terbuat dari besi ataupun fiber yang kuat dan tahan lama, membuat robot lebih superior dalam fisik maupun pikiran. mungkin robot dijaman sekarang ini tidak memiliki perasaan, karena tidak diprogram untuk memiliki perasaan, dan hanya di program untuk membantu manusia seperti Mesin ATM dan kalkulator. namun lama kelamaan, robot tidak hanya membantu manusia agar pekerjaan manusia lebih mudah, namun menggantikan manusia. Seperti pabrik sekarang, menggunakan robot untuk mengoperasikan pembuatan produk, dan hanya membutuhkan 5 orang untuk mengecek keadaan, dan hasil kerja sang Robot tersebut. Di Jepang sudah ada Robot yang melayani pengunjung di supermarket atau di mall besar. Robot yang sudah berbentuk manusia itu membantu para pengunjung dalam hal menjawab pertanyaan mengenai harga produk, dimana letak produk, informasi tentang kesediaan stock barang di toko tersebut. Tentu ini hal yang baik bukan? alat scanner barang/code, kasir, dan lain sebagainya. Apakah akan selalu baik? Tidak. perubahan kode program oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab bisa membuat para robot bertindak diluar kendali. seperti dalam Folm Robot lainnya "I AM ROBOT" dimana para robot menjadi jahat karena kesalahan pada sistem yang berakibat kode program berubah. Kita juga tidak tahu jika mereka (robot) memiliki cara yang unik untuk berkomunikasi dengan robot yang lainnya. dari robot yang cerdas, akan memanipulasi robot yang lainnya untuk ikut di sisinya dan menaklukan manusia pada akhirnya.
Manusia penuh dengan Ide yang bagus, namun dengan Ide yang bagus, akan muncul pertanyaan. apakah akan berhasil? apakah akan membantu manusia? ataupun akan merusak cara manusia berkerja? seperti di film EX-MACHINA, Caleb lupa dan terhasut dalam rencana AVA. kita harus ingat bahwa manusia yang menciptakan robot, maka dari itu, robot harus menuruti perintah manusia seperti manusia menuruti perintah Tuhan.apakah manusia pernah melawan Tuhan? kadang kala iya, dan apa yang terjadi? tidak ada. Karena manusia tahu bahwa mereka membutuhkan Tuhan, dan tak akan melawannya. sama seperti Robot dan manusia. manusia menciptakan Robot, robot tahu bahwa mereka membutuhkan Manusia untuk membuat dan merakit mereka. tanpa manusia, mesin robot yang ada didunia tak bisa di jalankan. terkadang manusia tidak memikirkan apa konsekuensinya membuat robot yang pintar dan memiliki cara pikir mereka sendiri, manusia hanya ingin menemukan temuan baru yang inovatif kan akan membuat dunia terguncang, dan tidak memikirkan konsekuensinya. seperti di negara-negara maju yang membuat senjata mematikan. Mereka tidak memikirkan apa yang akan terjadi bila senjata ini jatuh di tangan yang salah? mereka hanya ingin berlomba-lomba siapa yang memiliki senjata yang paling canggih dan paling mematikan, supaya negara-negara lain mengakui kekuatan negara tersebut dan ditakuti banyak negara dan harus berfikir dua kali untuk menjadi musuhnya karena tahu persenjataan mereka sangat kuat dan mematikan. kembali lagi kepada manusianya. mereka menciptakan hal yang luar biasa canggihnya, akan tetapi, apakah mereka bisa mengendalikannya dimasa yang akan datang? apakah mereka bisa memakainya dengan baik? tidak seperti SmartPhone yang sudah menjadikan manusia sebagai budaknya? selalu dibawa, selalu dilihat, selalu dirawat dan sebagainya?
Sekian dari saya, jika ada kesalahan kata, mohon dimaklumi
Linus Pradipta.
Sekian dari saya, jika ada kesalahan kata, mohon dimaklumi
Linus Pradipta.